Posts

WFH, Solusi Pemerintah Kepada Pekerja

Image
Wabah covid-19 membuat seluruh dunia kacau-balau terutama pada dunia kerja. Ketika ditemukannya kasus pertama kasus Covid-19, pemerintah memang belum membuat aturan resmi untuk para pekerja agar terhindar dari penyakit ini. Namun beberapa setelahnya pemerintah memberlakukan sebuah aturan; Work From Home . Pemberlakuan aturan ini pertama kali diterapkan di Jakarta, terutama kantor-kantor besar di kawasan bisnis Ibukota. Penerapannya pun dibarengi dengan instruksi masa social distancing selama 14 hari yang dikeluarkan pemerintah untuk dipatuhi seluruh perusahaan. Perusahaan pun memberlakukan wfh selama 14 hari sesuai arahan, namun penerapannya pun beragam, ada yang full karyawannya 14 hari wfh dan ada yang bergantian. Hal ini terjadi karena tidak adanya aturan baku dari pemerintah mengenai kebijakan wfh ini. Selama 14 hari pertama penerapan wfh ini, banyak pekerja-terutama kantoran- merasa senang karena dapat bekerja dari rumah. Tetapi setelah melaksanakannya tidak sedik...

Aku Pengecut Atau Kau yang Permainkanku?

Aku pengecut Tak berani menyanjungmu kala itu Terkagum-kagum pada caramu berhadapan denganku Sementara aku, masih berkutat dengan debar jantung yang tak menentu Kau justru asik meminum kopi pesananmu Tapi tak apa Aku menikmati setiap gerakmu kala itu Sembari panjatkan doa agar waktu tak cepat berlalu Menikmati canda, tawa dan berbincang denganmu Garis senyummu membuat ragaku seakan runtuh Berulang kali kubangun lagi, meski kutahu kan runtuh kembali Hingga saatnya kau terpaku pada layar gawai di meja kita Akupun mulai tunduk tengadah kumenyesal karena tak bisa membangun suasana Denyut jantungku meningkat, deru semangat berpacu hingga tubuhku mulai berkeringat Memulai tindakan agar pertemuan ini dapat juga kau ingat Sebagaimana diriku serasa di balik awan Benar-benar serasa di atas awang-awang

Ashraf Marwan, Dibanggakan di Dua Negara yang Bermusuhan (Bagian 1)

Image
Ashraf Marwan. (Sumber foto: Standard.co.uk) Ashraf Marwan Pria kelahiran Mesir ini didaulat menjadi pahlawan bagi Israel dan juga menjadi salah satu orang terhormat di negaranya, Mesir. Ashraf hidup kala Mesir dan Israel berseteru dan memulai perdamaiannya. Lalu, bagaimana bisa Ashraf didaulat di kedua negara tersebut? Ashraf yang merupakan lulusan   Kimia Universitas Kairo membuat putri Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser , Mona Nasser jatuh cinta. Meski pada saat itu keduanya tertaut 4 tahun, namun Mona tetap berkeinginan untuk menikah dengan Ashraf. Selang setahun, Juli 1966, Ashraf resmi menikahi putri sang presiden. Presiden Nasser pun muluai memberikan kepercayaan kepada Ashraf untuk bekerja di kantor presiden pada 1968, tetapi Ashraf yang melanjutkan studi di London harus meninggalkan Mesir namun tetap bekerja di kantor presiden. Ashraf seringkali ditugaskan langsung oleh Nasser dalam tugas rahasia dan khusus. Tahun 1970, Anwar Sadat , wakil preside...

PSS dan Semen Padang Promosi, Kalteng dan Persita Jalani Partai Hidup Mati

Image
Dua klub Liga 2 memastikan diri lolos ke Liga 1 musim 2019 usai mengalahkan lawan masing-masing. PSS Sleman sukses menumbangkan Kalteng Putra dengan skor 2-0 di kandang, dengan kemenangan tersebut Sleman unggul aggregat 2-0. Sedangkan Semen Padang berhasil memetik kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri dengan skor 3-1, setelah sebelumnya pada leg pertama Semen Padang harus mengakui ketangguhan Persita dengan skor 0-1. Sleman berhasil memenangkan pertandingan setelah Cristian " El Loco" Gonzales mencetak brace pada pertandingan di Maguwoharjo International Stadium, Rabu (28/11) sore. Sedangkan Semen Padang harus berjuang setelah kebobolan terlebih dahulu oleh Persita di menit 30. Namun Kabau Sirah mampu menyamakan kedudukan dan membalikkan keadaan sepuluh menit kemudian. Dan gol penutup di menit ke 60 untuk keunggulan semen Padang 3-1. Kemenangan ini membuat agregat menjadi  Semen Padang 3-2 Persita Tangerang. PSS akan menghadapi Semen Padang untuk memperebutkan gel...

Persib Lepas Asa Juara Liga

Image
Peluang Persib Bandung menjadi juara Liga 1 dipastikan sudah tertutup usai bermain imbang dengan skor 2-2 atas Perseru Serui di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali pada Jumat (23/11). Sebenarnya Persib sudah mampu mengamankan tiga poin dengan unggul lebih dulu, namun dua gol telat Perseru membuyarka semuanya. "Kami mampu menang 2-0 dan setelah itu kami harus bermain imbang 2-2, itu memang tidak bagus. Hari ini bukan karena kami tidak beruntung, karena kami tidak bisa menjaga keunggulan setelah menang 2-0," ucap pelatih Persib Mario Gomez seperti dilansir Simamaung. Dengan hasil imbang ini Gomez ingin membenahi timnya agar tetap mampu bersaing di papan atas selama sisa musim Liga 1 2018. "10 menit terakhir kami kebobolan dua gol. Kami harus bebernah untuk tidak melakukan kesalahan yang sama di laga berikutnya," tambahnya. Namjn hasil imbang Sumber: Akun Official Instagram Persib Bandung

Muntahan Putri Tidur

Image
Gunung Sinabung sudah empat tahun menerima status "siaga" yang juga sering kali berganti menjadi "waspada" maupun "awas". Letusannya pun mencapai kawasan Berastagi dan Sibolangit. Padahal, Sinabung baru saja meletus tahun 2010 yang sebelumnya tertidur selama 400 tahun. Pendakian Sinabung Letusan di tahun 2013 mengagetkan 46 pendaki yang sedang menuju puncak(Gunung Sinabung). Tetapi bukan segera turun, mereka melanjutkan pendakian dengan dasar penasaran. Beruntung semua pendaki selamat dan berhasil dievakuasi. Namun, jumlah 46 pendaki ini sempat membingungkan Posko. Sebab Posko Pemantau hanya mencatat 21 orang yang sedang mendaki gunung tersebut seperti yang dilansir Tribunnews.com. Gunung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara ini juga sempat didaki dua turis asing pada tanggal 20 Juli 2017. Bahkan, jarak mereka dengan pusat letusan sangatlah dekat. Pendakian mengerikan ini memang mereka lakukan karena ketidaktahuan bahwa pend...

Bandung Braga

Kupacu sepeda motorku Menuju Bandung dari Jakarta Dengan lisan yang diam tanpa kata Kuparkirkan sepeda motorku Dan kuberjalan di sepanjang Braga Tempat dimana romantismenya berbeda Bandung Kota yang membuat anganku tak terbendung Menjemput cita-cita yang sejatinya terkurung Bandung Bukan tempatku berlindung Tapi, aku merenung Dari rasa yang menghilang Atau entah telah berpulang Kumohon, jangan kembali datang

Untuk apa?

Hari ini, sebuah pertanyaan menghampiri tanpa permisi. Pernahkah kau terpikirkan jika manusia sekarang tak memiliki daya juang tinggi? Melainkan kepasrahan yang tinggi?

Gandeng Leica, Mate 10 Penuh Kejutan

Image
Kembali menggandeng Leica sebagai kamera andalannya, Huawei Mate 10 berkamera ganda. Kamera ganda tersebut beresolusi 20 MP(Mega Pixel) untuk sensor monochrome dan 12 MP untuk sensor berwarna pada kamera belakang, sedangkan untuk kamera depan Huawei menyematkan 8 MP saja. Ditambah dengan memiliki bukaan sebesar f/1.6 yang membuatnya peka akan cahaya dan baik untuk mengambil gambar low-light. Dengan menggandeng Leica, Huawei Mate 10 membuat gawai ini terlihat mewah dan elegan. Selain menggandeng kamera dari Leica, Huawei menyematkan prosesor buatannya. Kirin NPU 970 merupakan prosesor terbaru yang berbekal kecerdasan buatan. Prosesor ini dapat meningkatkan pemrosesan fotografi, memindai wajah serta menjadikan stabilitator saat membaca data-data yang ada pada smartphone tersebut. Penyimpanan Data Prosesor yang mumpuni dipadukan dengan penyimpanan yang besar yaitu 64 GB. Dengan penyimpanan sebesar ini pengguna dapat menyimpan banyak sekali data, bias musik, foto, video...

Tugasku Tidak Berat

Tepat pukul 04.00 WIB, telepon gengam Kak Hamdi berbunyi nyaring. Membangunkan Ayah, Ibu, juga aku, tapi tidak dengan sang tuan dari alarm tersebut. Lantas aku coba bangunkan Kak Hamdi yang masih tertidur menggunakan celana pendek dan telanjang dada, tapi tidak berhasil. Akhirnya, ada alarm alami yang ampuh membangunkannya, yaitu Ibu. Ibu hanya perlu berteriak memanggil namanya, lalu ia terbangun dan berteriak "Iya sudah bangun." Walau sudah bangun, jelas sekali ia masih mengantuk. Bagaimana tidak? Tugas kuliahnya baru selesai ia kerjakan pukul 02.30 dan sudah harus bangun pukul 04.00 untuk bersiap salat subuh. "Kenapa kamu liatin kakak begitu? Kakak ganteng ya abis bangun tidur? Haha", godanya. Akupun mengelak, "Idih ganteng apanya, muka kayak pantat panci aja sok ganteng, dasar jomblo. Haha. Eh tapi Kak, kenapa semenjak Kakak kuliah, tugasnya dikerjakan sampai larut malam?" tanyaku ingintahu. Karena bukan hanya sekali ia tidur menjelang subuh. ...

Jemput Impian

Image
Ingatkah kau kawan? Kita bersamasama tercemplung Plung... Basah, Kuyup, Tenggelam Namun, kau menghampiri Bukan sebagai pemadam Tetapi pembakar semangat Yang semakin berkobar Kita berenang menuju tujuan pertama Permukaan Tempat awal yang membuat kita tercemplung Tibalah di permukaan Setelah berenang Bak kecebong menuju permulaan menjadi mahkluk amfibi Lalu apa? Tanpa pikir panjang Kita terbang menjemput impian Namun, Sang guntur merobek sayapku Hingga aku terjatuh Hampir saja aku Menyentuh permukaan itu Kau menolongku tanpa ragu Membantuku Menjemput impian (Sumber foto: instagram.com/ardirusuk)

Ayah Bukan Pahlawan

Kau insan Yang bercengkerama dengan kehidupan Tanpa memikirkan kesehatan kau hisap tembakau Agar pikiranmu tak kacau Kau bukan pahlawan Yang menolong banyak orang Yang dikenal banyak insan Tapi kau selalu terkenang Oleh seseorang Bukan hanya keselematan Kau pun melindungi Jua menafkahi Sekali lagi, kau bukan pahlawan Bersanding dengan luka dan jalanan Kau junjung perjuangan Kau pikirkan masa depan Bibit yang kau besarkan Lelah, bukan masalah Pusing, sudah tujuh keliling Letih pun sudah tak berarti Ku hisap lagi tembakau Hingga kau tungkus lumus Tembakau, tetap mengepul dari mulutmu

Cerita dibalik lagu "Wake Me Up When September Ends"

Image
September, bulan kesembilan di kalender masehi ini akan segera berakhir. Lalu kenapa? Ada sebuah lagu yang sangat saya suka, yaitu “Wake Me Up When September Ends” dari band Green Day, yang beraliran alternative rock. Ada apa dengan lagu tersebut? Ada sebuah kisah yang tentunya menyedihkan. Tentang sebuah perpisahan dengan orang yang begitu disayangi oleh sang pencipta lagu, Billie Joe sekaligus vokalis band asal California tersebut. Lagu yang termasuk dalam album American Idiot ini mampu membuat penggemar musik aliran apapun ikut terhanyut saat mendengarkan lagu ini. Lagu yang tercatat telah terjual hingga 1.652.000 copy pada Mei 2010 . Lagu ini juga berhasil menempati posisi pertama di Canadian Singles Chart dan posisi kedua di World Chart Show. Hebat bukan? Lagu ini tercipta setelah 20 tahun ayahnya meninggal. Ayah Billie yang berprofesi sebagai supir truk dan bekerja sampingan sebagai musisi Jazz terkena penyakit kanker di kerongkongan yan...

Masih Sudikah?

Image
Aku terpaku melihat manusia Merana, menderita, tersiksa Sebab bumi telah dibodohi Diberi janji tanpa realisasi Manis mulut mahkluk berakal Seakan membela diriku Tapi nyantanya tetap menghunusku Mereka kuberi segalanya secara cuma-cuma Namun mereka mengehabisiku dengan sedikit sisa Gunung-gunung di tubuhku Menyimpan amarah yang masih terbendung Apa kau tahu wahai manusia? Atau kau mau tahu wahai manusia? Namun, Sudikah kau menerimanya ketika kuberitahu? Samudera biru di dalamnya kuberi jutaan mutiara Tapi apa? Kau rusak tanpa permisi Apakah aku hanya akan diam? Kuharap kau mengerti bila tsunami mulai menghampiri Jangan kau lari, kabur, dan jangan takut Sebab ini ulahmu sendiri Masihkah sudi tinggal bersamaku? Tolong... Jangan jadikan aku pemuas nafsumu Jangan jadikan aku pelepas dahagamu Tapi... Jadikan aku sahabatmu Saling memberi Untukmu dan untukku (Sumber foto: gambarjoss.blogspot.com)

Matamu

Image
Kubuka pintu Mataku tertuju pada hitam Hitam melingkar Begitu indah Menawan Menenangkan Hitam... Matamu... Bagai malam Kulihat jutaan bintang Namun, semua itu hilang Kau memalingkan haluan Sebuah keindahan yang mengagumkan Andai bisa kembali kudapatkan Kesempatan memandang Matamu.. (sumber foto: 1freewallpapers.com)

Angan Damai

Image
Damai.. Damai... Damai.... Harapan setiap insan Tapi, harapan tetap jadi harapan Kedamaian hanya menjadi angan Yang terbang tanpa pegangan Usah kau pedulikan Tak jua negeri kecil ini penuh kedamaian Namun huru hara yang memenuhi hati setiap insan Kebencian, keirian, bahkan Dengkik kau junjung perdamaian dalam negerimu Hingga Semesta tertawa Kesedihan memenuhi maknanya (Sumber foto: rustuspvka.com)

Kenikmatan

Mampukah kau bunuh ego Pada hati yang keras kepala? Tapi kenapa pula kau harus bersedu sedan? Padahal kau tahu Kau telah memilih sebuah jalan Ah persetan.. Kesenangan pun selalu melampirkan kepedihan Bukankah itu sebuah keindahan? Berjalan beriringan pada satu waktu Yang membuat diri menjadi berantakan Padahal itu sebuah kenikmatan Ah ada yang terlupa BAB di celana pun juga sebuah kenikmatan

Terima Saja

Image
Terik matahari berkolaborasi Dengan kabar yang mengundang emosi Menghancurkan hati Ia memutuskan untuk pergi Banyak praduga yang kian menghampiri Dari negatif hingga positif Mau tak mau kutelan saja Hingga hari menuju senja Kuberjalan mengarah ke peraduan Berharap bertemu arka jingga Dumolid yang paling kusuka Selagi arka menunjukkan batang hidungnya Aku berharap dapat melupakannya Agar tak berulat mata melihatnya (sumber foto: inspirasi.co)

Belum Disahut

Image
Dunia membisu Sudah terlalu lama Manusia tidak alang mendengar Ah.. hal biasa Laut mengatupkan bibirnya dengan gulungan ombak Angin mengalihkan perundingan dengan merayuku, sebal Daun justru jatuh tapai tidak mengacuhkanku Gunung pun malah menyajikan pemandangan para manusia yang menyerupai bakteri Tetap saja aku tak mendapati jawabanku Sebentar, Aku ingat sesuatu Perbentaran ini aku pernah bertanya jawab pada Tuhan Perkara serupa " Bolehkah aku meninggal dalam keadaan berguna? " Tapi tidak berlainan dengan ciptaannya Perkara tersebut masih dalam perawanan Tuhan.  (sumber foto: https://pixabay.com/p-1031060/?no_redirect)