Masih Sudikah?
Aku terpaku melihat manusia
Merana, menderita, tersiksa
Sebab bumi telah dibodohi
Diberi janji tanpa realisasi
Merana, menderita, tersiksa
Sebab bumi telah dibodohi
Diberi janji tanpa realisasi
Manis mulut mahkluk berakal
Seakan membela diriku
Tapi nyantanya tetap menghunusku
Seakan membela diriku
Tapi nyantanya tetap menghunusku
Mereka kuberi segalanya secara cuma-cuma
Namun mereka mengehabisiku dengan sedikit sisa
Namun mereka mengehabisiku dengan sedikit sisa
Gunung-gunung di tubuhku
Menyimpan amarah yang masih terbendung
Menyimpan amarah yang masih terbendung
Apa kau tahu wahai manusia?
Atau kau mau tahu wahai manusia?
Namun,
Sudikah kau menerimanya ketika kuberitahu?
Atau kau mau tahu wahai manusia?
Namun,
Sudikah kau menerimanya ketika kuberitahu?
Samudera biru di dalamnya kuberi jutaan mutiara
Tapi apa?
Kau rusak tanpa permisi
Apakah aku hanya akan diam?
Tapi apa?
Kau rusak tanpa permisi
Apakah aku hanya akan diam?
Kuharap kau mengerti bila tsunami mulai menghampiri
Jangan kau lari, kabur, dan jangan takut
Sebab ini ulahmu sendiri
Masihkah sudi tinggal bersamaku?
Tolong...
Jangan jadikan aku pemuas nafsumu
Jangan jadikan aku pelepas dahagamu
Tapi...
Jadikan aku sahabatmu
Jangan jadikan aku pelepas dahagamu
Tapi...
Jadikan aku sahabatmu
Saling memberi
Untukmu dan untukku
(Sumber foto: gambarjoss.blogspot.com)

Comments
Post a Comment