Tepat pukul 04.00 WIB, telepon gengam Kak Hamdi berbunyi nyaring. Membangunkan Ayah, Ibu, juga aku, tapi tidak dengan sang tuan dari alarm tersebut. Lantas aku coba bangunkan Kak Hamdi yang masih tertidur menggunakan celana pendek dan telanjang dada, tapi tidak berhasil. Akhirnya, ada alarm alami yang ampuh membangunkannya, yaitu Ibu. Ibu hanya perlu berteriak memanggil namanya, lalu ia terbangun dan berteriak "Iya sudah bangun." Walau sudah bangun, jelas sekali ia masih mengantuk. Bagaimana tidak? Tugas kuliahnya baru selesai ia kerjakan pukul 02.30 dan sudah harus bangun pukul 04.00 untuk bersiap salat subuh. "Kenapa kamu liatin kakak begitu? Kakak ganteng ya abis bangun tidur? Haha", godanya. Akupun mengelak, "Idih ganteng apanya, muka kayak pantat panci aja sok ganteng, dasar jomblo. Haha. Eh tapi Kak, kenapa semenjak Kakak kuliah, tugasnya dikerjakan sampai larut malam?" tanyaku ingintahu. Karena bukan hanya sekali ia tidur menjelang subuh. ...